subscribe: Posts | Comments

Kasta Dalam Masyarakat Modern

1 comment
Kasta Dalam Masyarakat Modern

Apakah benar bahwa pada zaman yang dikatakan sebagai zaman modern ini, masih ada sistem kasta? Kalau memang sistem kasta ini masih ada, maka siapakah orang yang memiliki kedudukan tertinggi dalam struktur masyarakat saat ini? Apakah Ulama, Penguasa, Orang Alim (berilmu), ataukah Konglomerat?

Apakah Ulama menempati kedudukan tertinggi dalam struktur masyarakat? Seandainya ada seseorang yang dipanggil oleh seorang ulama agar datang menghadap, akankah orang tersebut akan segera datang untuk memenuhi undangan ulama tersebut? Jika jawabannya ‘ya’ maka mungkin ulama memang memiliki kedududkan tertinggi dalam struktur masyarakat.

Ataukah Penguasa yang sebenarnya memiliki kedudukan tertinggi dalam struktur masyarakat? Seandainya ada orang yang dipanggil oleh seorang penguasa agar datang menghadap, akankah orang tersebut akan segera datang untuk memenuhi undangan tersebut? Akankah dia datang dengan tergopoh-gopoh?

Apakah orang alim (berilmu) yang memiliki kedudukan tertinggi dalam masyarakat? Apakah benar bahwa orang tua sering menasehati anak agar menjadi pintar, agar mudah mendapat pekerjaan (menjadi karyawan), dan mendapatkan gaji yang besar dengan bekerja pada orang lain? Apakah benar bahwa orang tua menasehati anak agar menjadi pintar, agar kelak mampu memiliki kekuasaan? Jika demikian, maka mungkin menjadi penguasalah yang menjadi tujuan dari menjadi orang alim. Atau malah Almarhum Bob Sadino yang benar, dengan mengatakan “Tetaplah bodoh, jadilah kaya, be entrepreneur, gajilah orang pintar.”, yang berarti lebih menjadikan kekayaan sebagai tujuan?

Ataukah Konglomerat (kekayaan) yang ternyata memiliki kedudukan tertinggi dalam masyarakat saat ini? Apakah seseorang akan lebih mendengarkan nasehat dari orang yang lebih kaya? Apakah orang sering menasehati orang lain yang secara materi dianggap lebih kekurangan (miskin)? Apakah orang sering menganggap memiliki nilai diri lebih baik dari orang lain yang lebih kekurangan? Apakah orang sering merasa memiliki nilai diri lebih rendah dari orang lain yang dinilai lebih kaya? Apakah orang sering merasakan dorongan untuk menasehati orang lain yang dinilai lebih kekurangan dari dirinya?

Terakhir, seandainya ada seseorang yang mendapatkan empat undangan makan malam pada hari yang sama dan jam yang sama. Undangan yang pertama berasal dari seorang kiai (ulama kampung), undangan ke-dua berasal dari penguasa, undangan ke-tiga berasal dari rekan kerja yang jenius (orang alim), sedangkan undangan ke-empat dari seorang konglomerat. Kira-kira, undangan siapakah yang akan dihadiri orang yang bersangkutan?

Maka, apakah benar bahwa sistem kasta sudah tidak ada di masyarakat?

  1. Nampaknya penguasa & konglo jadi kasta tertinggi masyarakat (yg katanya) modern ini. Buktinya motivasi belajar & bekerja ujung2nya diarahkan untuk mencapai keduanya. Apalagi di negara kita, ambisi menjadi konglo kadang belum cukup, nafsu berkuasa seringkali dikejar. Pun sebaliknya kekuasaan dicari untuk mengejar materi atau melanggengkan kekayaan.
    Pertanyaannya, apakah bahagia tercapai hanya dg sekadar berkuasa atau menjadi kaya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This