subscribe: Posts | Comments

Tawaran Gandakan Uang

1 comment
Tawaran Gandakan Uang

Keserakahan adalah sifat dasar manusia dan banyak dimanfaatkan oleh orang-orang yang ingin mengeruk keuntungan dari orang lain. Seperti kejadian baru-baru ini yang menelan banyak korban di Probolinggo.

Dikutip dari nu.or.id:

Jember, NU Online
Katib Syuriyah PCNU Jember Kiai M.N. Harisudin mengaku bersyukur atas tertangkapnya Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo oleh Polda Jawa Timur. Menurutnya, sudah sepantasnya Taat Pribadi ini ditangkap karena sudah banyak melakukan penipuan pada ribuan orang.“Ini aneh, ada seorang dukun dianggap bisa menggandakan uang banyak, tapi ternyata tidak ada hasil penggandaannya. Saya herannya, kok masih banyak pengikutnya. Ini pakai ilmu apa?” Ujar Wakil Ketua Lembaga Ta’lif wa an-Nasyr NU Jawa Timur tersebut ditemui di kantor NU Jember, Jalan Imam Bonjol 41 A, Jember, Sabtu lalu.Tentu, menurut pengasuh Pesantren Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember ini, ada sesuatu yang janggal. Dan, sesuatu yang janggal ini baru ditemukan sekarang. “Jadi, kalau sekarang ini baru ditemukan kasusnya, ya memang ada yang salah di Kanjeng Taat ini. Jadi, saya sangat mendukung apa yang dilakukan Polda tersebut, terutama setelah dua orang anggota mereka dibunuh karena dianggap akan membongkar kebobrokan Taat Pribadi.”

Selain itu, Kiai M.N. Harisudin juga menyorot pandangan sebagian orang kalau Kanjeng Taat seorang kiai. “Tidak benar, kalau Taat Pribadi itu seorang kiai. Seorang kiai itu mengajarkan agama Islam. Tidak ada seorang kiai yang gandakan uang. Makanya, kediaman Taat Pribadi bukan pesantren, melainkan padepokan. Sekali lagi, Taat Pribadi bukan seorang kiai,” tutur Sekjen Keluarga Alumni Ma’had Aly Situbondo tersebut.

Ke depan, Kiai MN Harisudin berharap umat semakin dewasa sehingga tidak mudah dibohongi oleh siapa pun dengan modus apa pun juga. “Ini juga pelajaran bagi kita semua agar semakin ‘cerdas’ dalam menghadapi godaan materialisme dalam hidup. Kalau mau kaya, ya dengan kerja, tidak uang diberikan untuk digandakan seperti Kanjeng Taat Pribadi. Tapi, setelah kaya, juga ditasharufkan untuk kemanfaatan banyak orang. Ini yang ajaran Islam,” katanya. (Anwari/Mahbib)
http://www.nu.or.id/post/read/71560/tidak-ada-seorang-kiai-yang-gandakan-uang

Bentuk penipuan tidak hanya terbatas pada modus penggandaan uang. Bentuknya bisa berupa arisan, MLM maupun tawaran usaha kerja sama dengan hasil yang tidak masuk akal dan diluar nalar.
Setelah membaca artikel diatas, mari kita mencoba menggunakan anugerah Tuhan yang telah diberikan kepada kita, yaitu akal sehat. Apabila suatu saat ada seseorang yang menawarkan sesuatu yang sangat menggiurkan (contoh usaha dengan hasil 50% lebih perbulan), mari kita kembalikan segala sesuatunya pada diri kita sendiri. Mari kita berandai-andai, bahwa kita memiliki kemampuan melakukan sendiri hal yang ditawarkan tersebut (memiliki usaha dengan hasil 50% lebih perbulan).
Selanjutnya dengan mempertimbangkan sifat serakah kita, mari menanyakan satu pertanyaan ini kepada diri kita sendiri:
“Dengan kemampuan menghasilkan uang seperti ini, akankah saya rela membagi hasilnya dengan orang lain?”
Terakhir, semoga rekan-rekan sesama Muslim selalu dilimpahi keselamatan dunia akhirat oleh Allah SWT.
  1. Kita makhluk kikir & serakah, tapi Allah juga memberi akal & nurani. Tergantung mana yg lebih kita kedepankan.
    Ditunggu postingan berikutnya Cak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This