subscribe: Posts | Comments

Bahaya Buang Popok di Sungai (Sawan Bayi – WAJIB BACA)

0 comments
Bahaya Buang Popok di Sungai (Sawan Bayi – WAJIB BACA)

Kisah nyata, sebagaian besar orang Indonesia khususnya jawa banyak sekali kepercayaan yang sering diperikan orang tua berupa petuah-petuah yang meskipun terkadang tidak masuk akal, namun ternyata bisa menjadi sebuah kenyataan.

Mulai dari bahaya keluar saat senja bagi anak-anak kecil, larangar agar orang tidak duduk di depan pintu, termasuk yang paling baru yaitu larangan membakar popok bayi yang bisa mengakibatkan sawan. Larangan terakhir ini yang kemudian membuat orang takut buang sampah diapers ke tempat sampah (karena akan dibakar di TPA sampah), dan lebih suka membuangnya ke sungai.

Tapi tahukah anda, bahwa ternyata sampah yang dibakar di tempat pembuangan sampah akhir, akan ditumpuk dulu sebelum dibakar. Dan tahukah anda bahwa rata-rata sampah ditumpuk selama 3 tahun sebelum akhirnya dibakar di mesin incinerator.

Tiga tahun adalah masa dimana bayi sudah melewati masa sawan tersebut. Sehingga apabila popok dibakar, bayi sudah berumur 3 tahun. Coba bandingkan dengan apabila popok bayi langsung dibuang ke sungai. Dimana pada beberapa kejadian, terdapat bayi yang tidak kuat bahkan sampai terkena serangan sawan dingin yang bervariasi, mulai yang ringan sampai yang akut.

Ada satu jenis setan (makhluk halus) sungai yang sangat menyukai popok bayi sebagai media dalam menyakiti dan menghinggapi bayi-bayi yang baru lahir. Makhluk ini dipercaya sebagai keturunan langsung dari Nyi Roro Kidul sang penguasa Laut Selatan dan arwah-arwah penasaran yang kalap di Laut Selatan, sehingga bisa dibayangkan betapa besar kekuatan yang mengalir pada diri mereka.

Pada bulan-bulan Muharram atau yang lebih dikenal masyarakat Indonesia dengan nama bulan Suro, makhluk-makhluk ini akan semakin kejam dalam mencari korban. Korban ini berguna bagi mereka untuk dijadikan pekerja dan pelayan di Istana Laut Selatan. Silahkan dilihat statistik jumlah pemuda-pemudi yang hilang, maupun jumlah bayi-bayi baru lahir yang hanya sempat beberapa hari menghirup udara di dunia ini.

Kita yakin bahwa hidup dan mati adalah kekuasaan Tuhan semata. Namun alangkah baiknya jika kita berhati hati dalam menjaga diri dan keluarga. Hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita memohon perlindungan. Sayangi batita (bawah tiga tahun) anda dari sawan dingin yang sudah merenggut banyak nyawa balita kita. Jangan sampai anak batita anda jadi korban. Waspadalah!!!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *